Posts Tagged: Seri A

Real Madrid: Juventus Semakin Dekati Gelar Scudetto

Massimiliano Allegri bersyukur bahwa Juventus saat ini mendekati gelar Seri A, dan masih memiliki harapan yang besar yang masih berada di tim asuhannya. Setelah kemenangan pada hari Sabtu 2-0 melawan Empoli menempatkan mereka 10 poin dari Roma.

Juventus yang akan melawan Real Madrid untuk meraih kemenangan di Final Liga Champion lebih ungguli dalam permainan di babak pertama, Lukasz Skorupski yang mencetak gol pertama dan di tutup oleh Alex Sandro yang memastikan kemenangan bagi tim juara bertahan.

Kami sukses meraih kemenangan ke 30 di ajang Seri A secara beruntun dan kami sukses unggul 10 poin, memberikan tekanan kepada Roma yang berada di posisi kedua menjelang pertandingan mereka yang akan berhadapn dengan Inter Milan Pada hari Minggu.

masssimiliano allegri

allegri yang sedang berjalan ke ruang ganti

Allegri Ingin Kekalahan Roma

“Kami sedang menantikan laga melawan Roma musim ini dan saya akan membuktikan bahwa kamilah yang terbaik, untuk saat ini kita lihat bagaimana cara mereka bermain,” ujar Allegri kepada media. “Akan lebih baik jika Roma tidak menang, tapi yang terpenting buat kami saat ini kami mampu menang malam ini, Nasib kami tergantung kami sendiri.”

“Napoli masih memiliki peluang, maka dari itu kami harus tetap fokus hanya pada diri kami sendiri dan menyadari nasib kami yang berada di tangan kami sendiri.”

“Pada intinya kami akan lebih baik. Empoli yang merupakan tim papan bawah diklasemen, namun mereka mampu tim lawan kesulitan dan membuat frustasi.”

“Kami sudah menjadi lebih bagus setelah jeda, mencetak dua gol dan bahkan bisa mencetak lebih.”

“Kami mengakui benar-benar menyesal dikalahkan dengan Palermo, jika tidak itu akan menjadi tujuh pertandingan clean sheet.”

Update:

Juventus Siap Taklukan Real Madrid

skuad juventus

para pemain juventus yang sedang merayakan gol

Juventus vs Real Madrid yang memiliki peluang untuk meraih tiga gelar juara Liga Champion musim ini semakin jelas mendekati. Dimana pekan lalu mereka mampu menumbangkan Monaco dengan skor 2-0 yang berlangsung di Juventus Stadium dalam lanjutan Seri A. Old Lady sebutan dari Juventus yang saat ini sudah mempersiapkan timnya untuk kembali meraih kemenangan di pertandingan berikutnya. Yang akan berhadapan dengan Real Madrid yang akan dijadikan korban selanjutnya di leg pertama babak final 2017 UEFA Champions League dini hari.

Data statistik prediksi juve vs real madrid Sumber: prediksi bola SUNDUL

Seperti yang diketahui, bahwa Higuan Cs telah menunjukkan permainannya dengan baik di kandang sendiri, Dimana tim asuhan Allegri mampu memenangkan 30 laga yang meraih poin penuh di ajang Liga Italia. Dan juga tidak pernah kalah di Juventus Stadium dari 46 laga diantaranya 39 kali menang dan 7 kali seri di semua kompetisi yang dijalani mereka,

Sang allenatore Massimiliano Allegri yang merubah formasi Juventus mampu menunjukkan kontribusi yang memberikan kesuksesan bagi timnya. Usai mereka dikalahkan oleh Fiorentina dengan skor 2-1, saat ini formasi baru yang dipakai oleh Juventus 4-2-3-1 yang mampu meraih kemenangna secara berturut-turut, tujuh kali clean sheet dengan menghasilkan 19 gol dan hanya kebobolan dua gol.

Hal tersebut, saat berhadapan dengan Napoli tidak terlalu sulit untuk Juventus. Sejatinya, dalam lima pertandingan terakhir mereka di Juventus Stadium, Partenopei hanya mendapatkan kekalahan. Di tambah, hasil buruk yang di dapatkan Napoli setelah di tundukkan oleh Atalanta dengan skor akhir 0-2 pekan lalu. Selain itu, mereka dikalahkan oleh Real Madrid di leg pertama pada babak 16 besar di ajang Liga Champions.

Dari situ, Allegri tidak ingin melihat ketepurukan Napoli menjadi sebuah keuntungan. Dan sang pelatih merasa, permainan dari tim asuhan Maurizio Sarri akan menjadi menakutkan. Yang membuatnya khawatir akan menjadi target untuk kemurkaan dari Marek Hamsik dan kawan-kawan.

Kalinic: Saya Menolak Tawaran China, Karena…

Nikola Kalinic telah menyatakan bahwa dirinya mendapatkan tawaran dari klub asal Cina, dan merasa dirinya tidak pantas untuk dihargai sebesar 50 juta euro dari Tianjin Quanjian yang menolak pada bulan Januari lalu.

Penyerang Fiorentina itu adalah salah satu dari banyak pemain yang telah dikaitkan atas kepindahan ke Liga Super China (CSL) menyusul permainan gemilangnya di kompetisi Seri A yang sukses memberikan 10 gol di musim ini.

Klub Tianjin Quanjian yang dilatih oleh pelatih asal Italia yang bernama Fabio Cannavaro, yang memiliki ketertarikan dengan pemain 29 tahun tersebut dan diyakini pernah bertemu yang masih memiliki kontraknya di Stadio Artemio Franchi.

Penyerang asal Kroasia itu lebih memilih menetap bersama Fiorentina dan merasa tidak yakin jika dirinya layak dihargai sebesar itu.

Nikola Kalinic

Kalinic yang ketika itu mencetak gol bagi Fiorentina

Kalinic Memutuskan Untuk Tetap Bersama Fiorentina

“Ini bisa menjadi kesepakatan yang dapat dilakukan pihak klub asal Cina tersebut, jika saya mengatakan ‘ya’ dan saya pun tidak merasa yakin apa yang akan dikatakan oleh pihak klub.”

“Ketika itu Fabio Cannavaro menghubungi saya melalui telfon, namun saya menutupinya dari publik baru sekarang membukanya.”

“Saya merasa tidak pantas untuk dihargai senilai 50 juta euro untuk kepindahan saya. Dan saya sendiri pun meragukan siapa pun untuk menghabiskan uangnya untuk saya.”

Sementara banyak pemain sepakbola yang bermain di Eropa berada di Liga Super Cina yang memiliki gaji cukup besar. Namun, sang pemain tersebut menegaskan bahwa uang bukanlah pendorong utama dalam karirnya.

“Saya ingin menunjukkan penampilan terbaik saya dan saya pun tidak tahu persis berapa banyak tawaran yang diberikan klub tersenbut, karena bagi saya uang bukanlah segalanya dalam hidup,” tambahnya.

“Saya merasa baru saja datang ke klub yang sangat penting ini selama satu setengah tahun yang lalu dan saya tidak memiliki niat untuk hengkang dari sini.”

“Saya pikir masih banyak hal yang bisa saya lakukan di sepakbola Eropa.”

Nikola Kalinic Beberkan Alasan Menolak Tawaran Klub Cina

nikola-kalinic-fiorentina

Kalinic dalam sebuah pertandingan

Striker Fiorentina, Nikola Kalinic telah mengatakan alasan dirinya menolak tawaran dari klub asal Cina, yang terbilang nekat. Akan tetapi, hal itu sederhana tapi luar biasa. Pemain berusia 29 tahun tersebut memang memberikan penolakan atas tawaran yang diberikan untuk bermain di Liga Super Cina atau di sebut juga CSL bersama Tianjin Quantjian di bursa tansfer Januari silam.

Ada hal yang berbeda dengan dirinya. Dimana bagi pesepabola pasti akan merasa senang jika dilabelkan harga tinggi dan berkeinginan bermain di klub asal Cina yang mendaptkan gaji besar. Namun hal ini ditunjukkan oleh Nikola Kalinic di luar apa yang pemain lain pikirkan.

Pemain kelahiran Kroasia berani untuk menolak penawaran yang diberikan klub Tianjin Quanjian, karena dia merasa tidak pantas untuk mendapatkan harga senilai fantastis yang diyakini sebesar Rp.708 miliar. itu merupakan pikiran pemain yang berkeinginana menunjukkan kemampuannya di dalam tim, meski nilai transfernya sangat tinggi.

“Jika saya berkata ‘ya’, maka pembelian itu akan terjadi. Meski saya sendiri tidak tahu apakah klub akan membiarkan saya begitu saja untuk pergi,” ucapnya kepada media.

“Fabio Cannavaro sempat menghubungi saya lewat telfon, Namun saya rasa semuanya sudah jelas, karena saya tidak akan pergi dari klub ini dan tidak akan mengungkitnya lagi.”

“Saya pun juga tidak begitu yakin, bahwa saya pantas mendapatkan harga sebesar itu dan juga meragukan pada pihak yang ingin menebusnya.”